Dubai telah berkembang dengan cepat menjadi salah satu pusat teknologi dan startup terkemuka di duniaDalam beberapa tahun terakhir, kota ini telah menarik investasi teknologi bernilai miliaran dolar dan terus menjadi salah satu pilihan utama bagi para wirausahawan digital. Bahkan, ekonomi digital UEA diperkirakan akan mencapai lebih dari AED 140 miliar pada tahun 2031, menunjukkan seberapa cepat sektor ini tumbuh.
Dengan infrastruktur digital yang kuat, konektivitas kelas dunia, dan lingkungan yang ramah bisnis, tidak mengherankan jika semakin banyak orang mencari cara memulai perusahaan IT di Dubai.
Apa yang membuat Dubai begitu ideal untuk bisnis TI? Sebagai permulaan, zona seperti IFZA, Kota Internet Dubai ke Dubai Silicon Oasis menawarkan 100% kepemilikan asing, pajak perusahaan nol (dalam ambang batas), dan repatriasi keuntungan penuh. Kawasan-kawasan ini merupakan rumah bagi raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, Oracle, dan ribuan perusahaan rintisan, menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi.
Pemerintah juga sangat berinvestasi dalam masa depan teknologi. Inisiatif seperti Dubai cerdas Dubai bertekad untuk menjadikan kota ini salah satu yang terpintar di dunia, memanfaatkan AI dan layanan digital untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari warga dan pelaku bisnis. Dengan target yang ditetapkan untuk tahun 2030 dan seterusnya, Dubai jelas-jelas berinvestasi besar pada teknologi.
Jadi, jika Anda berencana mendirikan perusahaan IT di Dubai, tidak ada waktu atau tempat yang lebih baik.
Mengapa Dubai Ideal untuk Bisnis TI pada tahun 2026?
Jika Anda berpikir untuk memulai bisnis teknologi, Dubai adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukannya. Berikut alasannya:
- Keuntungan Pajak: Dubai menawarkan 0% pribadi ke pajak perusahaan di sebagian besar zona (dengan beberapa pengecualian di bawah undang-undang pajak perusahaan baru jika pendapatan melewati AED 375,000). Ditambah lagi, tidak ada batasan dalam memulangkan keuntungan, sehingga memudahkan wirausahawan untuk mengembangkan bisnisnya dan menyimpan pendapatannya.
- Tidak Ada Regulasi Berlebihan di Sektor TI: Berbeda dengan beberapa pusat global lainnya, Dubai tidak membebani bisnis TI dengan birokrasi yang berbelit-belit. Untuk sebagian besar aktivitas teknologi, Anda tidak memerlukan persetujuan eksternal (misalnya, tidak memerlukan izin dari DTCM atau otoritas kesehatan seperti yang dibutuhkan untuk pariwisata atau klinik). Hal ini memungkinkan Anda untuk memulai dan beradaptasi lebih cepat, yang merupakan hal krusial dalam TI.
- Penggalangan Dana Mudah & Akses ke VC: Dubai kini menjadi rumah bagi lebih dari 100 perusahaan modal ventura (VC) dan jaringan angel investor aktif, termasuk BECO Capital, Shorooq Partners, dan Crescent Enterprises Ventures. Startup TI dengan model yang kuat mendapatkan pendanaan lebih cepat dari sebelumnya, terutama di bidang cloud, fintech, keamanan siber, dan SaaS.
- Zona Bebas Ramah Teknologi: Zona Bebas Dubai yang berfokus pada teknologi seperti DIC, DSO, dan DMCC dirancang untuk bisnis TI, menawarkan 100% kepemilikan asing, nol bea cukai, pemrosesan visa yang disederhanakan, dan akses langsung ke komunitas teknologi kolaboratif.
- Pengaturan & Lisensi Mudah: Dengan panduan yang tepat, mendirikan perusahaan TI di Dubai dapat dilakukan hanya dalam beberapa hari. Prosesnya mudah, dan tersedia paket-paket khusus untuk startup teknologi.
- Konektivitas Global: Berbasis di Dubai memberi Anda akses langsung ke regional kantor pusat Google, Peramal, Microsoft, SAP, Cisco, dan lain-lain. Acara seperti GITEX Global, Konferensi STEP, dan AI Segalanya terjadi di sini. Ini adalah tempat utama untuk menjalin kemitraan, melakukan promosi, dan mendapatkan klien sejak hari pertama.
Wawasan Utama Tentang Pasar Sektor TI UEA pada tahun 2026
Industri TI di UEA sedang booming di tahun 2026, dan semakin kuat. Berikut beberapa poin penting yang menunjukkan betapa cepatnya perkembangannya:
- Pasar teknologi (ICT) UEA secara keseluruhan bernilai USD 52.2 miliar pada 2025 dan diperkirakan akan tumbuh menjadi USD 85.2 miliar pada tahun 2030.
- Pendapatan dari layanan TI saja sekitar USD 3.7 miliar pada tahun 2025 dan diharapkan untuk mencapai USD 4.81 miliar pada tahun 2030.
- Outsourcing TI, di mana perusahaan mempekerjakan orang lain untuk menangani dukungan teknis, perangkat lunak, dll., juga tumbuh cepat, memukul USD 1.5 miliar pada 2025.
- The pasar cloud di UEA sangat besar, nilainya sekitar USD 12.84 miliar pada 2025, dan diatur ke melonjak menjadi USD 45.4 miliar pada tahun 2030.
- Di bawah Strategi AI UEA 2031, negara ini sedang membangun salah satu pusat data AI terbesar di dunia di Abu Dhabi.
- Dubai dan Abu Dhabi menjadi “Kota pintar” dengan teknologi seperti 5G, IOT, dan komputasi tepi digunakan dalam segala hal mulai dari transportasi hingga energi.
- Perusahaan teknologi besar menyukainya Amazon (AWS), Microsoft, Oracle, dan Huawei berinvestasi besar-besaran (lebih dari USD 10 miliar) di cloud dan pusat data lokal. Ini berarti layanan digital yang lebih cepat dan aman bagi bisnis.
Layanan TI Apa Saja yang Dapat Anda Tawarkan di Dubai?
Dubai menawarkan beragam aktivitas bisnis TI dan teknologi terakreditasi yang dapat Anda sertakan dalam lisensi perusahaan Anda. Berikut beberapa opsi yang paling populer dan diminati:
- Pengembangan Perangkat Lunak: Membangun dan menjual perangkat lunak desktop, produk SaaS, atau solusi perusahaan yang disesuaikan.
- Pengembangan Web & Aplikasi Seluler: Merancang, mengembangkan, dan memelihara situs web atau aplikasi seluler untuk klien atau perusahaan rintisan Anda sendiri.
- Layanan Konsultasi TI: Memberikan nasihat kepada bisnis tentang strategi TI, transformasi digital, integrasi sistem, atau migrasi cloud.
- Layanan Keamanan Siber: Menawarkan keamanan jaringan, perlindungan data, pengujian penetrasi, atau solusi keamanan terkelola.
- Solusi Kecerdasan Buatan (AI).: Mengembangkan atau menerapkan alat bertenaga AI, termasuk chatbot, model pembelajaran mesin, dan perangkat lunak otomatisasi.
- Pengembangan Blockchain:Buat aplikasi blockchain, kontrak pintar, atau platform Web3—terutama relevan di Zona Bebas seperti DMCC or DSO.
- Layanan Cloud & Hosting: Menyediakan infrastruktur cloud, penyimpanan, hosting server, atau dukungan cloud terkelola untuk bisnis.
- Infrastruktur & Jaringan TI: Menyiapkan sistem TI, instalasi perangkat keras, pemasangan kabel jaringan, dan pemeliharaan sistem untuk organisasi.
- Pelatihan Digital & Teknologi:Jalankan kursus atau lokakarya bersertifikat di bidang seperti pengkodean, keamanan siber, AI, atau pemasaran digital.
- Solusi Teknologi E-commerce: Mengembangkan dan mengelola platform e-commerce, plugin, integrasi gateway pembayaran, dan dukungan backend.
Bagaimana Memilih Yurisdiksi yang Tepat untuk Bisnis TI Anda di UEA?
Sebelum meluncurkan perusahaan TI Anda di Dubai, memilih yurisdiksi yang tepat merupakan langkah awal yang penting, karena hal ini berdampak langsung pada kepemilikan, kebebasan operasional, kewajiban pajak, dan basis klien potensial Anda. Pilihan utama Anda adalah pendirian di Daratan Utama, Zona Bebas, dan Lepas Pantai, yang masing-masing dirancang untuk tujuan bisnis yang berbeda.
A. Daratan Utama
- Perusahaan Daratan, berlisensi oleh Departemen Pembangunan Ekonomi (DED), menawarkan kebebasan untuk beroperasi langsung di seluruh pasar UEA dan internasional. Yurisdiksi ini penting jika tujuan Anda adalah mengamankan kontrak dengan lembaga pemerintah atau perusahaan besar yang berbasis di UEA.
- Fitur Utama Termasuk kemampuan untuk berdagang bebas di pasar lokal, tetapi membutuhkan penyewaan kantor fisik dan persetujuan DED. Keuntungan di atas AED 375,000 dikenakan pajak perusahaan sebesar 9%.
- Struktur ini adalah ideal untuk konsultan TI mengejar proyek pemerintah, penyedia perangkat lunak berskala besar, dan perusahaan yang berencana untuk merekrut tenaga kerja lokal yang signifikan.
B. Zona Bebas
- Zona Bebas menyediakan ekosistem khusus dengan manfaat seperti 100% kepemilikan asing, tidak ada sponsor lokal, dan proses penyiapan yang efisien dengan solusi kantor yang fleksibel, dari meja bersama hingga kantor khusus.
- Meskipun menawarkan manfaat pajak yang signifikan, termasuk pajak perusahaan 0% dalam batasan tertentu, kekurangan utamanya adalah ketidakmampuan untuk secara langsung menjalankan bisnis dengan daratan UEA tanpa melibatkan distributor lokal atau mendirikan cabang di daratan.
- Ini membuat Zona Bebas seperti Kota Internet Dubai (DIC), Oasis Silikon Dubai (DSO), dan DMCC Tech Hub sangat cocok untuk firma teknologi, perusahaan rintisan, dan bisnis yang berfokus pada ekspor yang mengutamakan kepemilikan dan keuntungan pajak sambil terutama melayani klien internasional atau zona bebas.
Baca Juga: Zona Bebas vs. Daratan: Penjelasan Rinci
C. Lepas Pantai
- Perusahaan lepas pantai dirancang untuk kegiatan bisnis internasional dan tidak diizinkan untuk beroperasi di UEA. Didirikan di yurisdiksi seperti JAFZA Offshore atau RAK ICC, perusahaan ini digunakan untuk menyimpan aset, melindungi kekayaan intelektual, menagih klien internasional, atau mengelola tim global dari jarak jauh.
- Meskipun memungkinkan pembukaan rekening bank perusahaan di UEA, aplikasi ini tidak memerlukan kantor fisik dan tidak menawarkan kelayakan visa karyawan.
- Pilihan ini paling cocok untuk bisnis TI yang membutuhkan entitas induk untuk kekayaan intelektual atau kendaraan perusahaan untuk transaksi internasional tanpa kehadiran operasional fisik di UEA.
Proses Mendaftarkan Perusahaan IT di Dubai
Mendirikan bisnis TI di Dubai melibatkan beberapa langkah hukum dan administratif utama. Berikut panduan langkah demi langkah untuk membantu Anda memulai:
- Langkah 1: Tentukan Aktivitas & Struktur Bisnis Anda: Pilih layanan TI utama Anda (misalnya, pengembangan perangkat lunak, keamanan siber, konsultasi) dan memutuskan struktur hukum – LLC, perusahaan tunggal, kantor cabang, atau entitas zona bebas.
- Langkah 2: Pilih Yurisdiksi yang Ideal: Pilih apakah akan mendaftar di Daratan, Sebuah Free Zone, atau Di lepas pantai berdasarkan tujuan bisnis Anda – klien lokal, klien global, atau pemegang IP.
- Langkah 3: Pesan Nama Perusahaan & Merek Dagang: Ajukan permohonan nama dagang yang mematuhi aturan penamaan UEA (unik, terkait bisnis, tanpa kata-kata yang menyinggung) di yurisdiksi pilihan Anda.
- Langkah 4: Dapatkan Persetujuan Awal: Kirimkan aktivitas bisnis Anda, nama dagang, salinan paspor, dan (opsional) rencana bisnis untuk mendapatkan persetujuan awal tanpa keberatan dari otoritas DED (Daratan) atau Zona Bebas.
- Langkah 5: Amankan Ruang Kantor: Kebutuhan ruang kantor berbeda secara signifikan: Perusahaan daratan harus menyewa dan mendaftarkan kantor fisik dengan Kontrak Ejari, sedangkan a Bisnis Zona Bebas dapat memilih solusi fleksibel—dari meja bersama hingga kantor khusus—berdasarkan ukuran tim dan kebutuhan visa.
- Langkah 6: Dapatkan Persetujuan Eksternal (jika diperlukan): Beberapa aktivitas TI tertentu mungkin memerlukan persetujuan dari badan regulator seperti TRA (Otoritas Regulasi Pemerintahan Digital dan Telekomunikasi) untuk operasi teknologi tertentu.
- Langkah 7: Dapatkan Lisensi Perdagangan Anda: Setelah peninjauan dokumen dan pembayaran, kumpulkan lisensi resmi perusahaan IT Anda: lisensi perdagangan DED untuk Daratan Utama atau lisensi yang relevan (misalnya, Lisensi Layanan) dari otoritas Zona Bebas.
- Langkah 8: Buka Rekening Bank Perusahaan: Dengan lisensi dan dokumen perusahaan di tangan Anda, buka rekening bank bisnis di UEA dengan bank seperti emirat nbd, Masyreq, HSBC, atau Citibank.
- Langkah 9: Ajukan Visa & Kartu Kesehatan: Visa sponsor untuk investor, karyawan, dan tanggungan, berdasarkan ruang kantor dan batas yurisdiksi Anda. Perusahaan di Tiongkok Daratan dapat mensponsori lebih banyak visa.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan mencari panduan ahli, Anda dapat berhasil mendaftarkan perusahaan IT Anda di Dubai dan memulai operasi bisnis Anda.
Dokumen Apa yang Diperlukan untuk Memulai Perusahaan IT di Dubai?
Untuk memulai perusahaan TI Anda di Dubai, Anda perlu menyerahkan beberapa dokumen penting. Berikut daftar singkat untuk membantu Anda mempersiapkannya:
- Salinan paspor dari semua pemegang saham/mitra
- Halaman stempel visa atau masuk UEA
- Foto ukuran paspor (latar belakang putih)
- Nama perusahaan yang diusulkan
- Deskripsi kegiatan bisnis TI
- Sertifikat Tidak Keberatan (jika memiliki visa UEA)
- Alamat kantor atau kontrak sewa (Ejari untuk Daratan Utama / meja fleksibel untuk Zona Bebas)
- Memorandum Asosiasi (untuk pengaturan Daratan Utama)
- Formulir aplikasi yang sudah diisi dari otoritas perizinan
Berapa Biaya Memulai Perusahaan IT di Dubai?
Memulai bisnis IT di Dubai dapat menghabiskan biaya mulai dari AED 12,000 hingga AED 60,000 atau lebih, tergantung pada lokasi bisnis (Daratan, Zona Bebas, atau Lepas Pantai), ukuran tim Anda, dan jenis kantor yang Anda pilih.
Mendirikan perusahaan IT Anda di Zona Bebas adalah salah satu pilihan yang paling hemat biaya. Total biaya pendirian biasanya berkisar antara AED 12,000 hingga AED 30,000Zona Bebas seperti IFZA, Meydan, SPC, dan DTEC menawarkan beberapa opsi paling terjangkau untuk perusahaan rintisan TI, terutama untuk tim kecil atau pendiri tunggal.
Pendirian perusahaan TI di daratan utama umumnya lebih mahal, tetapi memberi Anda akses penuh ke pasar UEA. Biaya pendirian awal bisa mulai sekitar AED 25,000 hingga AED 60,000 atau lebih, tergantung pada sewa kantor, jumlah visa, dan langkah hukum tambahan.
Tantangan Umum dan Cara Mengatasinya
Mendirikan perusahaan TI di Dubai bisa penuh tantangan. Berikut tantangan paling umum dan cara mengatasinya:
Memilih Yurisdiksi yang Tepat:
- Isu:Memutuskan antara Daratan Utama, Zona Bebas, atau Lepas Pantai dapat membingungkan karena manfaat dan batasan yang berbeda.
- SolusiNilai target pasar Anda. Pilih Daratan Utama untuk klien lokal UEA, Zona Bebas untuk manfaat pajak dan operasi global, atau Lepas Pantai untuk bisnis jarak jauh. Konsultasikan dengan ahli seperti Shuraa untuk saran yang disesuaikan.
Biaya Sewa Kantor Tinggi:
- Isu:Pengaturan di daratan utama memerlukan kantor fisik, yang biayanya dapat mencapai AED 50,000+ per tahun di area utama.
- Solusi: Pilih Zona Gratis dengan opsi meja fleksibel (mulai dari AED 2,000/tahun) atau ruang bersama di DTEC atau IFZA untuk meminimalkan biaya.
Kepatuhan terhadap peraturan:
- Isu:Menavigasi peraturan perizinan, visa, atau pajak UEA (misalnya, pajak perusahaan 9% untuk keuntungan di atas AED 375,000) dapat menjadi hal yang rumit.
- SolusiBekerja samalah dengan konsultan pendirian bisnis seperti Shuraa untuk memastikan kepatuhan dan perpanjangan tepat waktu. Dapatkan informasi terbaru tentang undang-undang pajak perusahaan UEA melalui Otoritas Pajak Federal. Konsultasikan dengan ahli seperti Pajak Shuraa untuk saran yang disesuaikan.
Menemukan Bakat Lokal:
- Isu:Mempekerjakan profesional TI yang terampil di pasar yang kompetitif dapat menjadi hal yang sulit bagi perusahaan rintisan.
- SolusiManfaatkan platform seperti Bayt, LinkedIn, atau bursa kerja di Dubai untuk merekrut dari beragam talenta di UEA. Tawarkan paket kompetitif untuk menarik talenta terbaik.
Mengakses Klien Daratan UEA dari Zona Bebas
- Isu:Perusahaan Zona Bebas tidak dapat langsung melayani klien Daratan tanpa distributor atau cabang.
- SolusiDirikan cabang di Daratan Utama atau bermitra dengan distributor lokal. Atau, fokuslah pada klien internasional atau online untuk memanfaatkan keuntungan Zona Bebas.
Studi Kasus: Bagaimana AWS Mendukung Kesuksesan TI di Dubai
Ketika nama-nama besar di dunia teknologi memilih Dubai, Amazon Web Services (AWS) menjadi contoh yang tepat. AWS tidak hanya meluncurkan region lokal di UEA, tetapi juga membantu perusahaan-perusahaan yang berbasis di Dubai berkembang lebih cepat, memangkas biaya, dan beroperasi lebih cerdas.
Mari kita ambil contoh Sharaf Retail, sebuah grup ritel besar di Dubai. Mereka bermitra dengan AWS dan pakar cloud lokal, Zero&One, untuk memindahkan seluruh infrastruktur TI mereka ke cloud. Yang mengesankan adalah migrasi tersebut hanya memakan waktu lima bulan, sesuatu yang bisa memakan waktu bertahun-tahun bagi perusahaan besar.
Hasil utama:
- pengurangan 65% dalam biaya infrastruktur
- Biaya staf TI 50% lebih rendah
- Peluncuran toko 75% lebih cepat (dipotong dari 30 hari menjadi hanya beberapa hari)
- peningkatan keamanan data, pencadangan, dan Hosting cloud yang sesuai dengan UEA
Pada tahun 2022, AWS meluncurkan wilayah cloud-nya sendiri di UEA, yang mencakup tiga zona ketersediaan. Ini lebih dari sekadar peningkatan teknologi; ini merupakan terobosan bagi perusahaan rintisan TI dan bisnis digital di Dubai. Berikut artinya:
- Investasi $ 5 miliar berkomitmen hingga tahun 2036
- AED 41 miliar diharapkan akan ditambahkan ke PDB UEA
- 6,000+ pekerjaan penuh waktu didukung setiap tahunnya di bidang teknologi, pusat data, konstruksi, dan telekomunikasi
- Layanan cloud yang lebih cepat dan aman, dengan kepatuhan data lokal
Jika Anda berpikir untuk memulai perusahaan IT di Dubai, kisah sukses AWS menunjukkan betapa siapnya kota tersebut untuk pertumbuhan teknologi.
Tips Sukses di Pasar TI Dubai
- Manfaatkan Zona Bebas:Pilih zona bebas seperti DIC atau DSO untuk berjejaring dengan raksasa teknologi dan perusahaan rintisan.
- Hadiri Acara Teknologi: Berpartisipasilah dalam GITEX Global, Konferensi STEP, atau AI Everything untuk terhubung dengan klien dan investor.
- Fokus pada Sektor yang Banyak Diminati: Prioritaskan AI, keamanan siber, layanan cloud, atau blockchain untuk pertumbuhan yang lebih cepat.
- Rekrut Bakat Lokal:Manfaatkan tenaga kerja UEA yang beragam dan terampil melalui platform seperti Bayt atau LinkedIn.
- Tetap Patuh: Memastikan pembaruan lisensi tepat waktu dan kepatuhan terhadap undang-undang perpajakan perusahaan UEA.
Bagaimana Shuraa Dapat Membantu Anda Mendirikan Perusahaan IT Anda!
Perusahaan TI di Dubai adalah pilihan cerdas. Kota ini penuh dengan peluang, dukungan untuk bisnis teknologi, dan ekonomi digital yang berkembang pesat. Industri ini telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan kini akan mencapai puncaknya. Anda tinggal memilih lokasi bisnis yang nyaman di UEA.
Di Shuraa Business Setup, kami dapat memandu Anda dalam segala hal – memilih Zona Bebas Kanan or Opsi daratan, menangani lisensi Anda, mendirikan perusahaan Anda, mendapatkan visa, dan mengurus semua dokumen.
Pesan konsultasi gratis hari ini dan biarkan Shuraa membuat bisnis TI Anda di UEA menjadi sederhana dan bebas stres.
Pertanyaan yang sering diajukan
1. Bagaimana saya bisa memulai perusahaan IT di Dubai?
Untuk memulai perusahaan IT di Dubai, Anda harus terlebih dahulu pilih antara yurisdiksi daratan atau zona bebas, pilih aktivitas bisnis dan struktur hukum, kemudian memesan nama dagang dan melamar persetujuan awalSetelah mengumpulkan dokumen yang diperlukan, Anda akan mengamankan ruang kantor, dapatkan hasil akhir lisensi bisnis, dan membuka rekening bank perusahaanAkhirnya, Anda dapat mengajukan permohonan visa, daftar untuk PPN, dan secara resmi meluncurkan perusahaan Anda.
2. Dapatkah saya memiliki sepenuhnya perusahaan IT saya di Dubai sebagai orang asing?
Ya, Anda dapat memiliki 100% bisnis Anda di Zona Bebas dan sebagian besar pengaturan di Daratan Utama (tidak diperlukan sponsor lokal untuk sebagian besar aktivitas TI).
3. Apa saja Zona Bebas terbaik untuk perusahaan IT di Dubai?
Zona bebas terbaik di Dubai untuk perusahaan IT adalah Kota Internet Dubai (DIC), ideal untuk layanan digital dan pengembangan perangkat lunak, Oasis Silikon Dubai (DSO), yang mengkhususkan diri dalam teknologi mendalam dan R&D, dan Dubai Multi Commodities Centre (DMCC), yang menawarkan berbagai aktivitas yang lebih luas, termasuk fintech dan kripto. Pilihan unggulan lainnya termasuk layanan hemat biaya RAKEZ (Zona Ekonomi Ras Al Khaimah) dan didirikannya Zona Bebas Jebel Ali (JAFZA).
4. Dapatkah saya memberikan layanan kepada klien UEA dengan lisensi Zona Bebas?
Tidak secara langsung. Anda memerlukan cabang daratan atau distributor lokal untuk melayani klien UEA Daratan secara legal. Lisensi Zona Bebas ideal untuk layanan internasional atau daring.
5. Bisakah pekerja lepas atau pendiri tunggal membuka perusahaan IT di Dubai?
Ya! Banyak Zona Bebas menawarkan lisensi pendiri tunggal dengan 100% kepemilikan dan ruang kerja fleksibel.
6. Apa bank terbaik untuk bisnis TI di Dubai?
Emirates NBD, Mashreq, HSBC, dan Citibank menawarkan akun ramah bisnis dengan perbankan online dan opsi multi-mata uang.
7. Apakah kantor fisik wajib?
Perusahaan di daratan membutuhkan kantor sewa. Kawasan bebas menawarkan opsi meja fleksibel, sementara perusahaan di lepas pantai tidak memerlukan kantor fisik.
8. Berapa batasan visa untuk perusahaan IT?
Kuota visa zona bebas bergantung pada ukuran kantor (misalnya, 1–3 untuk meja fleksibel). Perusahaan di daratan Tiongkok dapat mensponsori lebih banyak visa berdasarkan luas kantor.
9. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan perusahaan IT di Dubai?
Mendirikan perusahaan IT di Dubai dapat memakan waktu sekitar 7-10 hari kerja untuk perusahaan Zona Bebas dan berpotensi hingga 3-5 minggu untuk perusahaan Daratan.
Penolakan: Informasi dalam postingan ini hanya untuk panduan umum dan dapat berubah karena pembaruan kebijakan atau peraturan pemerintah.






